Siklus air
Model ini menyajikan siklus air di alam, melalui berbagai tahapannya: penguapan, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, limpasan (di permukaan dan di bawah tanah), dan aliran melalui saluran air, hingga kembali ke laut. Model ini membantu menjelaskan bagaimana air bergerak, berubah wujud, dan terus menerus diperbarui di Bumi.
Buka sumber dayaPertanyaan tentang model 3D ini
Apa saja tahapan siklus air?
Air bergerak antara lautan, atmosfer, dan daratan. Air menguap, dan uapnya kemudian dapat mengembun menjadi tetesan air. Presipitasi mengembalikan air ke tanah, tempat air mengalir atau meresap sebelum mencapai sungai dan lautan.
Bagaimana awan terbentuk?
Awan terbentuk ketika uap air berubah menjadi tetesan air kecil atau kristal es. Hal ini sering terjadi saat udara lembap mendingin. Uap air tidak terlihat; tetesan air dan kristal es membuat awan terlihat.
Sumber: USGS: Hydrologic Cycle, USGS: Condensation and the Water Cycle